LIVE IS AN ADVENTURE

I think by traveling you can better appreciate yourself and the different cultures of the world... Enjoy life all around the world. To share with many people with different way of living. To love. To dance with the birds and sing with the wind....

Travelling brings color to my life. I'm travelling for the joy...
"...there is a difference between knowing the path and walking the path" - Morpheus

I am not good at writing but I want to share the adventure in my journey, but I have a lot of photo trips. Let the pictures are going to tell you about this trip ;)

Not only for the destinations, but it's about the journeys...
when you are traveling the time should be yours.

Some in my blog is using Indonesian, If you do not understand Indonesian you can use "Google Translate" at the top left of this blog. I hope this blog can be useful ...


DILARANG MENGAMBIL atau COPY PHOTO-PHOTO DALAM BLOG INI TANPA IJIN!
Tampilkan postingan dengan label SWITZERLAND. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SWITZERLAND. Tampilkan semua postingan

Kamis, 23 Mei 2019

Petualangan Valle Verzasca



Dari tempat kami bermalam di Campground Miralago, kami melanjutkan perjalanan menuju ke selatan, Valle Verzasca (Verzasca Valley in English) atau lembah sungai Verzasca adalah wilayah alami yang terkenal akan keindahan alamnya terletak di dekat Locarno, Canton Ticino - Swiss. Petualangan yang tak terlupakan di akhir musim panas, tepatnya tanggal 09 September 2018.


1. Melintasi Gotthardpass.

Dalam perjalanan menuju Valle Verzasca, kami melintasi De Gotthardpass (Italy:San Gottardo) dan juga berhenti sejenak menikmati keindahan panorama Pegunungan Alpen. Gotthardpass adalah jalan penghubung Utara-Selatan yang sibuk dilintasi Pegunungan Alpen hingga melintasi terowongan Gotthard yang sangat panjang menembus Pegunungan Alpen, Swiss. Menakjubkan!

Pemandangan saat melintasi De Gotthardpass, Swiss


Gotthardpass, Swiss

Liukan jalur yang extreem pada lintasan Gotthard di Swiss.



Disini saya sempat melihat ada krew film sedang shooting, tapi saya gak tau untuk film apa karena tidak ada keterangan judul disekitar area hehehe... saya cuma lihat ada motor dengan bentuk yang unik layaknya untuk adegan action... modelnya seperti motor Batman ^_^






Gotthardpass, Swiss


Lintasan ini menghubungkan Andermatt Urseren, Kanton Uri dengan Airolo-Valle Leventina, Kanton Ticino. Gotthardpass tidak hanya menyuguhkan pemandangan yang sangat indah, lintasan ini juga mempuyai jalur yang ekstrem dengan liukkan yang berbelok tajam dengan berulang-ulang hingga ke lembah. Keren! Lintasan ini sering juga dinamai Saint Gotthard dari BavariaSetelah lelah berjalan menyusuri pegunungan yang dingin dan luar biasa indah ini maka kami-pun memutuskan untuk mencari makan siang disalah satu resoran yg berada di dekat sini.

2. Bendungan Diga Verzasca.

Kami juga sempat mengunjungi bendungan Diga Verzasca atau Contradam, dibangun antara tahun 1960 dan 1965 terletak di Lago, Vogorno di area pintu masuk menuju Valle Verzasca. Konon bendungan ini menjadi terkenal karena pernah menjadi tempat shooting film "James Bond" (Golden-eye) aktornya masih dibintangi oleh Pierce Brosnan yang melakukan aksi bungy jumping dari bendungan super tinggi ini, melompati dari ketinggian 220 m dengan terikat tali karet.....uuugh hebat stuntman-nya! hehehe...





3. Menikmati Keindahan Valle Verzasca

Dari namanya Valle, tentunya Anda akan langsung tersadar bahwa tempat ini adalah lembah. Tapi, ini bukan lembah biasa. Sekelilingnya adalah bebatuan alami, dan mengalir sebuah sungai yang indah serta sangat jernih. Lembah ini berada di Ticino, sebelah Selatan Swiss, yang berbatasan langsung dengan Italia. Daerah ini merupakan sebuah desa yang masih asri, dengan jumlah penduduknya juga terlihat tidak banyak karena sepi dari keramaian.








Sungai Verzasca yang memiliki panjang sekitar 30 km. Perairan yang jernih bagai kristal dengan dihiasi panorama bebatuan menambah keindahan ini sangat memanjakan mata. Air sungai yang berwarna hijau jade magis dan bening dari sungai Verzasca mengalir diantara bebatuan alam, melintas di bawah liukan batuan yang indah bisa kita nikmati dari jembatan Ponte dei Salti, jembatan yang tergantung di atasnya. Bentuk jembatan ini sangat unik melengkung indah mengikuti lekukan batu disungai Verzasca. Sangat Photogenik! Saking jernihnya, dasar dari sungai sedalam 15 meter ini dapat dilihat dari jembatan.





Konon ada seorang fotografer bernama Claudio Gazzaroli, yang membuat sungai menakjubkan ini dikenal akan keindahannya, dengan mengabadikan pesona keindahan dilengkapi dengan jembatan melengkung yang dikenal dengan sebutan Roman Bridge atau Ponte dei Salti.






Ini bukanlah sungai yang terdalam ataupun terpanjang didunia, tapi sungai ini merupakan salah satu sungai yang paling indah dan diburu oleh para wisatawan dan potographer. Ikuti aliran sungai yang menyelusuri lembah dan Anda akan menemukan bentuk-bentuk batu yang unik dan indah seperti kolam-kolam kecil diantara bebatuan-bebatuan yang indah dengan gemericik air.... ya anggap saja seperti jacuzzi alami. Perlu diingat ini sungai liar, jadi perhatikan tanda rambu-rambu di seluruh wilayah ini yang mengingatkan orang untuk sangat berhati-hati di dalam dan di sekitar sungai.




4. Mengunjungi Sonogno Village

Terakhir kami mengunjungi Sonogno village, desa kecil yang indah yang terletak di ujung lembah. Dari Valle Verzasca, kita hanya mengikuti arah sungai Verzasca mengalir hingga menemukan perkampungan tua dengan rumah yang beratap dan berdinding batu. Gak kebayang saat winter, pasti dingin sekali disini yaa... Sangat eksotis! 










Saya sempat menyusuri perkampungan Sonogno dengan berjalan kaki, menyusuri jalan-jalan sempit dengan berlapis batuan juga rumah-rumah penduduk lokal juga berdinding batu yang disusun sedemikian rupa, hingga saya tiba di sebuah gereja tua yang asri dan damai.





Bunda Maria dan Bayi Yesus


Selain pemandangan alam, menikmati main air di sungai yang jernih, Anda juga akan disuguhkan suasana yang sejuk, serta pemandangan alam pedesaan kuno yang menakjubkan. Dari Bandara Internasional Zurich, Anda masih harus menempuh perjalanan sekitar 6 jam lagi untuk mencapai daerah Ticino, untuk berkunjung ke Valle Verzasca.







Di area Valle Verzasca River, bagi yang membawa kendaraan, Anda dapat parkir di sebelah sungai dan mengakses area berenang dengan berjalan kaki, tidak jauh melintasi jembatan dengan berjalan kaki kemudian berjalan melalui batu-batu besar atau duduk diatasnya.

Ini adalah sungai liar, bukan area kolam berenang pada umumnya. Jadi hati-hati jika tidak bisa berenang dan juga airnya sedingin es, jadi hanya baik untuk berenang di siang hari yang terik atau di musim panas. Beberapa bagian sungai lebih berbahaya daripada yang lain, jadi pilihlah tempat berenang Anda dengan hati-hati.

Saya menyukai tempat ini dan berharap lain waktu jika berkesempatan untuk mengunjungi lagi, saya ingin berenang juga.




Getting There:
Dengan mobil: Berkendara ke Lavertezzo. Ada tempat parkir 3 jam di dekat jembatan (CHF 2 / jam) dan tempat parkir sepanjang hari sekitar 500 m di jalan dari jembatan (CHF 10 / hari).

Dengan Kendaraan Umum: Naik kereta ke Tenero, lalu postbus ke Lavertezzo - ini adalah perjalanan panjang dari Zurich, jadi mungkin lebih baik menginap terlebih dahulu di daerah Locarno.


Beautiful valley in Switzerland, Canton Ticino. If nothing else, this area is simply beautiful. The water is crystal clear and the rock formations so interesting.














Rabu, 28 November 2018

OECHINENSEE HIKING


Oeschinensee, Switzerland


Oeschinensee trail adalah jalur hiking yang sangat saya sukai, jejak panorama yang spektakuler di pegunungan di atas Oeschinensee yang super biru, saya tidak salah pilih untuk melakukan pengalaman hiking di Swiss. Jalurnya lebih mudah dari yang saya kira walaupun ada sedikit hambatan. Selain pendakian switchback di awal dan sesekali pijakan yang sulit di bebatuan yang longgar, tetapi sebagian besar mudah dilalui. Juga memiliki lereng curam di sisi jalan, tetapi jika Anda menyukai jalur gunung dan pemandangan indah, ini adalah cara sempurna untuk menikmati yang terbaik dari pegunungan Swiss!

Keindahan Oeschinen Lake ini memang sudah nge-hits oleh para pendaki gunung lokal karena selain pemandangannya yang khas ala pegunungan Swiss juga suasananya yang tenang dan hening seolah membuat area ini hanya milik pribadi para pengunjung tempat itu karena bisa dengan leluasa menikmati keindahan alamnya yang masih perawan dan suasana penuh kedamaian.




Dari Zermat kami melanjutkan perjalanan menuju Kandersteg dengan naik kereta api, maksudnya mobil kami naik kereta api sampai kota Visp, wow... ini keren sekali! baru pertama ini merasakan naik mobil masuk dalam kereta api, tapi sayang hari sudah gelap dan saya tidak bisa melihat pemandangan pegunungan dan tebing-tebing batu yang membayangi dalam perjalanan. Tiba di kota Visp, saya dan Gerard melanjutkan perjalanan menuju penginapan kami di Camping Rendez-vous Kandersteg Schweiz sudah jam 18.00 pm dan langit dihiasi awan tebal sepertinya akan turun hujan lebat, buru-buru kami merapihkan tempat tidur dan bersih-bersih, gak lama hujan pun turun deras sekali sangat berisik dan ternyata hujan es! Ugh, saya langsung memikirkan cuaca esok hari... yaa, besok pagi saya mau hiking ke danau Oeschinen... semoga besok cerah, dalam hatiku penuh harap.

Pagi sekali saya sudah bangun, setelah berberes dan sarapan pagi saya diantar Gerard ke stasiun kereta gantung dan ternyata masih dalam satu area dengan campingground yaa... kalau saya tau, saya cukup jalan kaki saja hehee... dan ternyata saya datang terlalu cepat, mulai beroperasi jam 9 pagi, tidak apa-apa saya menunggu dengan sabar. Setelah membeli tiket roundtrip seharga CHF 28 dengan menggunakan kartu debit bank nasional yang ada logo VISA-nya. 

Danau Oeschinen atau orang lokal menyebutnya Oeschinensee. Danau ini berada di Bernese Oberland, Swiss, 4 kilometer timur Kandersteg berada di lembah Oeschinen pada ketinggian 1.578 meter, dengan luas permukaan 1.1147 kilometer persegi. Akhirnya tiba waktunya memulai petualangan hiking di Oeschinensee




Trail Overview

Awalnya saat saya baca review tentang pendakian di Oeschinnensee itu cukup berat, tapi poto-poto pemandangannya sangat indah yang membuat saya bertekad untuk melakukan pendakian ini. Pada tanggal 13 September 2018 akhirnya Oeschinensee merupakan pendakian yang ke-3 yang saya lakukan dalam trip Switzerland.

Kawasan indah ini berada di ketinggian sekitar 5.200 kaki diatas permukaan laut dengan kedalaman danau sekitar 56 meter. Dimana tempat indah tersebut juga menjadi spot untuk bermain ski pada saat musim dingin yang seluruh daratan pegunungannya berubah menjadi hamparan putih yang dipenuhi oleh salju tebal dingin yang menjadi tempat favorit para pemain ski dunia untuk sekedar berlatih atau menghabiskan waktu liburan musim dingin mereka. Lokasi tepatnya berada di kawasan pedesaan Kandersteg wilayah Berneroberland yang bisa juga ditempuh dengan menggunakan kereta api langsung dari ibukota Swiss, Bern dengan jarak tempuh selama dua jam.

Berikut adalah peta hiking untuk daerah Oeschinensee di pegunungan Kandersteg yang saya jalani.




Memulai Petualangan

Berawal dari stasiun kereta gantung Kandersteg. Saya harus mencapai danau yang berada di ketinggian 1.578 m di atas permukaan laut dengan menggunakan Gondola/kereta gantung yang memuat 6 orang dewasa, tapi karna saya sendiri saya bisa duduk leluasa memandang alam dari jendela kaca nantinya... itu yang ada dalam pikiranku sebelumnya. Didepan saya sudah ada 3 orang lokal (2 pria dan 1 wanita) yang sudah antri. Saya tidak tau kenapa, seorang pria bilang saya boleh duluan karna teman wanitanya masih mencari sesuatu dalam tas.... dengan senang hati saya pun langsung lompat ke dalam gondola, tapi tiba-tiba mereka bilang boleh kami join... boleh! dan kami pun bersama didalam gondola. Sedikit pembicaraan kami, mereka tanya saya datang dari mana? dan saya bilang dari Jakarta sedangkan mereka dari kota Zurich yang ingin menginap di resort dekat danau untuk menikmati suasana diatas gunung setelah hiking selesai... oh nikmatnya dalam hatiku berbisik hehehe...

Gondola berjalan melewati lereng pegunungan, dari jendela saya bisa melihat pemandangan lembah yang indah. Di bawah saya juga melihat hewan-hewan ternak seperti sapi atau kambing sedang lahap merumput. Tidak labih dari 7 menit kami sudah berada di puncak gunung.

Tidak lama kami pun turun dari gondola dan kami pun berpisah mengikuti peta masing-masing, dan saya pun waktunya memulai petualangan.....





Untuk mencapai Panorama Trail, dimulai dengan mengikuti rambu ke danau. Setelah tiba diatas mulailah berjalan di jalan tanah berbatu kerikil yang rata dengan mengikuti tanda-tanda arah ke Läger / Oeschinensee. Sekitar 400m, jalan terbelah yang mengarah ke kiri ke atas bukit dan kanan menuju danau. Disini kami berpisah, saya mengambil arah mendaki ke hutan pinus Heuberg - Ober Bärgli dan mereka mengambil arah ke danau. Jalan ini akhirnya menyempit mengarah naik ke atas gunung setelah itu menurun di bawah puncak berbatu dan melintasi sedikit hutan pinus.




Tiba diatas bukit.... Tantangan dimulai! Saya hampir membatalkan hiking ini, saat itu saya tidak bisa melintasi jalan dikarenakan jalan setapak menuju bukit tertutup batu-batu kerikil yang lonsor dari tebing batu akibat hujan lebat semalam dan sisi lainnya jurang menganga mengarah sungai berbatu-batu. Saya mencoba membuat pijakan, tapi batu-batu itu bergerak jatuh ke jurang dan rasa takut pun membuat saya berhenti, menunggu dan berharap ada pendaki lain yang melintas ke arah sini. Tidak lama sepasang pendaki (saya pikir mereka pasangan suami-istri paruh baya) datang melintas dan menyapa, Grüezi! Saya langsung membalas dengan senyuman (bahagia dalam hati ada harapan lagi) dan membalas: Grüezi!

Saya langsung mengikuti pasangan ini, dan tak lama pria itu melihat rute perjalanan yang tertutup batu kerikil dipinngir jurang.... hmm, dia langsung membuat pijakan untuk kami melintas, berulang-ulang dia injak sambil memiringkan badannya kearah tebing agar tidak jatuh ke jurang, sampai akhirnya jalan cukup kokoh untuk dipijak dan membantu istrinya melintas juga mengulurkan tangan buat saya juga.... oh my... (dalam hati saya bersyukur karena Tuhan mengirimkan pertolongan agar saya bisa melanjutkan petualangan ini). Dan akhirnya saya bergabung dengan mereka saat hiking walau saya lebih sering berhenti untuk mengambil poto karena tidak rela jika tidak mengabadikan keindahan pemandangan sepanjang perjalanan, tapi diujung jalan kemudian kami bertemu lagi.... begitu berulang-ulang 😊
 

    
lintasan trail yang harus dilalui, kecil sekali!



Kami juga harus menyeberangi beberapa sungai kecil di sepanjang jalan kemudian melewati banyak air terjun, dengan pemandangan danau di bawahnya. Sungguh mempesona! Udara cukup hangat dan matahari bersinar cerah. Setelah melakukan perjalanan panjang ternyata kami belum sampai di Oeschinensee. Dari sana kami masih harus berjalan kaki lagi.





Piknik ditepi jurang Heuberg

Setelah 50 menit berjalan kaki, Kami mencapai sudut pandang yang sangat indah ini yang bernama Heuberg, tempat banyak orang berhenti untuk berfoto dan berpiknik. Ada beberapa kursi, dan lubang api untuk mamanggang/memanaskan bekal makanan untuk piknik, tetapi sebelumnya harus mengumpulkan kayu sendiri. Rute pendakian cukup curam di sini, jadi berhati-hatilah, terutama jika membawa anak-anak.






Pemandangan selama perjalanan yang indahnya juga luar biasa dimana mata kita dimanja dengan pemandangan pegunungan dan terlihat jauh ada beberapa rumah kayu Swiss yang khas tinggal di area pegunungan lengkap dengan peternakan sapi. Terlihat pemandangan di kawasan puncak pegunungan Alpen yang menampakkan salju di puncaknya saja karena saat itu adalah masa berakhirnya musim panas jadi salju disekitar kawasan lembah pun telah mencair.

Saya langsung sibuk mengambil banyak poto di area ini, setelah itu saya duduk sambil menikmati bekal makanan dan minuman yang saya bawa sambil menikmati pemandangan danau berair biru dibawah lembah. 





Tidak salah saya memilih diawal bulan September untuk melakukan hiking, cuaca masih bagus untuk melakukan hiking di pegunungan Swiss. Sinar matahari yang cerah dan semilir angin yang sejuk menerpa wajah, membuat segar dan semangat melanjutkan perjalanan. Nampak di puncak pegunungan Alpen hanya sedikit yang berselimut salju dan di destinasi ini aku bisa melihat pesona air danau yang berwarna biru toska yang sempurna.




......great views in every direction.







Melanjutkan Perjalanan

Setelah piknik dan beristirahat tak lupa mengabadikan keindahan serta berfoto, kami melanjutkan perjalanan, dari area ini kita bisa melihat pemandangan ke segala arah. Beberapa domba berteduh dibawah bebatuan besar. Banyak air terjun kecil percikan turun ke jalan ketika kami berada di sana.







Tiba di Ober Bärgli Hut

Di ujung pendakian, Kami mendekati hut atau pondok gunung Ober Bärgli, disini saya berpisah dengan pasangan yang baik itu, mereka ingin beristirahat dan makan siang dan saya melanjutkan perjalanan. Oeschinensee dengan airnya yang berwarna biru. Indah sekali. Terlebih dari kejauhan kita dapat melihat pegunungan Alpen dengan lapisan salju abadinya. Cuaca yang cerah dengan angin yang berhembus terasa sejuk menerpa kulit wajah, membuat saya betah menikmati pemandangan sekitar danau dengan berlama-lama di luar ruangan.





View from the hut.




Kembali ke Gondola

Setelah puas foto-foto, akhirnya saya melanjutkan perjalanan lagi, rute mengarah turun. Untuk melanjutkan perjalanan, ikuti rambu jalan menuju ke Oeschinensee.







Jejak berjalan di bawah tebing ini.



Pada titik pertengahan, saat mencapai pundak pegunungan mengarah pondok gunung Ober Bärgli, yang menjual makanan ringan saja. Kemudian jejak kembali mengarah ke danau. Ketika saya tiba di tepi danau, saya menemukan tungku perapian, taman patung-patung terbuat dari batang kayu, di area ini banyak tempat duduk untuk bersantai dan ada restoran sedikit lebih jauh ke jalan yaitu Berghotel Oeschinensee.







Mampir di Danau

Mampir sebentar ditepi danau, tapi tidak lama karena badan sudah terasa sangat letih dan kaki berasa panas, rasanya ingin cepat-cepat kembali ke gondola. Jejak datar di danau, di mana saya menemukan banyak tempat untuk bersantai. Kemudian mendaki kembali melalui hutan atau mengikuti garis pantai ke restoran.

Untuk jalan pulang, ikuti satu jalur yang mengarah kembali ke kereta gantung sekitar 3 km, atau yang sudah letih... bisa menumpang Electric shuttle bus dari restoran menuju stasiun kereta gantung, kalo ketinggalan tunggu 30 menit kemudian bus akan kembali. Satu lagi area petualangan yang bisa dicoba yaitu slide alpine seperti prosotan yang meluncur dari gunung ke lembahnya, tidak jauh dari stasiun kereta gantung, tapi saya sudah terlalu letih untuk itu jadi saya lewatkan.

Nah, berhubung tengah liburan ke Kandesteg, kamu bisa mengunjungi danau Oeschinen yang tidak jauh dari kota. Tidak hanya pegunungan berselimut salju, di destinasi ini kamu bisa melihat pesona air biru yang sempurna. Wah, makin penasaran dengan keindahan Swiss kan? Yuk, buruan penuhi tabungan, buat paspor dan Visa. Jangan lupa untuk mencari tiket pesawat serta akomodasi dengan harga promo.



 if you like mountain trails and great views, this is a perfect way to enjoy the best of the Swiss alps!



Adapun persiapan yang saya dilakukan sebelum melakukan hiking di Switzerland, adalah:
  1. Rencanakan perjalanan, memilih jalur pendakian dengan membaca review/blog seseorang, cek cuaca dan keadaan alam setempat;
  2. Pengumpulan data tentang gunung yang akan kita daki, saya cari info dari Google;
  3. Pelajari peta hiking, misalnya mengingat nama stasiun gondola atau jarak rute hiking;
  4. Persiapan fisik dengan latihan jogging sebelumnya. 
  5. Gunakan pakaian dan sepatu yang cocok untuk hiking nanti.



Tickets & Opening Times
 
Lokasi: Berner Oberland
Jalur Pendakian: 8,5 km memutar (lihat peta dibawah), total sekitar 3,5 jam waktu berjalan
Dibuka: Musim panas dari awal Juli hingga pertengahan Oktober.
Info Lengkap bisa lihat disini: which trails are currently open.

Kereta gantung umumnya beroperasi dari jam 9:00 hingga 17:00, dan lebih lama selama musim panas. Pada tahun 2018, tiket perjalanan kembali dengan biaya cable car CHF 28 / dewasa, CHF 14 / anak, SBB Half-fare dan kartu Junior diterima. current timetable and prices.


Jalur pendakian yang saya lalui di Oeschinensee



Getting There

Oeschinensee ini dimana moda transportasi sangat mudah diakses dari tengah kota:

Dengan mobil: Setelah tiba di kota Kandersteg, ikuti rambu ke gondola Oeschinensee. Ada tempat parkir di dekat stasiun gondola dan di sekitar area, mesti pagi-pagi kalau tidak mau parkir area penuh karena terisi dengan cepat pada akhir pekan musim panas. Biaya parkir CHF 5 untuk satu hari, hanya koin.

Dengan transportasi umum: Naik kereta ke Kandersteg, kemudian dilanjutkan dengan bus sekitar 1 km menuju stasiun gondola. Ada halte bus di sebelah stasiun gondola tetapi saya tidak lihat jadwal bus untuk itu.










Musim Semi Rasa Winter di Dolomites

Dari keindahan alam, laut mediterania hingga bangunan-bangunan kuno peninggalan sejarah, Italia memang merupakan salah satu negara te...