LIVE IS AN ADVENTURE

LIVE IS AN ADVENTURE

I think by traveling you can better appreciate yourself and the different cultures of the world... Enjoy life all around the world. To share with many people with different way of living. To love. To dance with the birds and sing with the wind....

Travelling brings color to my life. I'm travelling for the joy...
"...there is a difference between knowing the path and walking the path" - Morpheus

I am not good at writing but I want to share the adventure in my journey, but I have a lot of photo trips. Let the pictures are going to tell you about this trip ;)

Not only for the destinations, but it's about the journeys...
when you are traveling the time should be yours.

Some in my blog is using Indonesian, If you do not understand Indonesian you can use "Google Translate" at the top left of this blog. I hope this blog can be useful ...

DILARANG MENGAMBIL/COPY PHOTO-PHOTO DALAM BLOG INI TANPA IJIN!

Minggu, 09 Juni 2019

Musim Semi di Mainau Island, Germany





Pagi itu kami baru saja mendarat di Zurich, tapi karena tidak mau ketinggalan momen mengabadikan bunga tulip, kami langsung menuju Pulau Mainau. Petualangan kali ini kami bertiga: Wenny, aku dan Gerard. Tiba di bandara Zurich, kami langsung dijemput Gerard untuk menuju Pulau Mainau.....  tapi sebelumnya kami melipir dulu di kota Zurich untuk poto-poto baru setelahnyan lanjuuut dah! yipiiiii... Petualangan hari pertama! ­čśŹ






Musim semi adalah musim bunga, warna-warni panorama bunga selalu memanjakan mata. Banyak tempat-tempat yang berubah menjadi panorama alam yang sangat indah dan cantik. Jika Sahabat BI sedang berada di Zurich atau Jerman bagian Selatan bisa berkunjung ke Pulau Mainau.

Pulau Mainau yang ada di kota Konstanz adalah kota yang terletak di ujung selatan Jerman dan langsung berbatasan dengan Swiss. Tepatnya terletak di tepi Sungai Rhein yang hulunya berada di Pegunungan Alpen, Swiss. Karena itu, danau tersebut bernama Danau Konstanz (Bodensee). Di danau Konstanz inilah Pulau Mainau berada, persis seperti Pulau Samosir di Danau Toba, Sumatra.





Sekitar satu jam perjalanan dari Zurich dengan mobil. Taman ini mempunyai konsep yang mirip dengan taman bunga Keukenhof di Belanda. Dengan tiket masuk sebesar 19,90 Euro (mahal yaa?! ­čśť).  Jika Anda tertarik untuk alam, taman bunga ini akan menjadi tempat untuk Anda. Kunjungi di sini jika cuaca cerah dan bersiaplah untuk berjalan kaki. Anda dapat melakukan piknik di salah satu dari banyak taman yang ada. Ada taman bermain untuk anak-anak, rumah kupu-kupu, beberapa area piknik, beberapa restoran dan kafe.







Saya berkunjung kesana pada tanggal 18 April 2019 yang lalu. Bunga-bunga warna warni, air yang mengalir dengan jernih, udara yang segar, dan langit yang begitu indah pasti akan menjadi salah satu moodbooster tersendiri. Sambil duduk di bangku yang teduh dan menikmati pemandangan taman bunga dan danau.






Musim dimulai akhir Maret dan berlanjut hingga musim panas, dengan berbagai bunga bermekaran di musim yang berbeda. Untuk melihat tulip, yang terbaik adalah mengunjungi pertengahan April hingga awal Mei.




Lihat website untuk: opening times and admission fees.

Getting There:

Dengan mobil: Menuju Konstanz- Jerman dari Zurich memakan waktu 1 jam perjalanan dan ikuti rambu ke Insel Mainau. Jangan lupa pasang GPS dengan alamat Mainaustra├če, Konstanz - Jerman. Ada parkir mobil besar di sebelah taman dengan biaya parkir adalah 5 Euro/mobil seharian.

Dengan Transportasi Umum: Naik kereta api ke Konstanz, lalu bus ke Mainau, turun di halte Konstanz. Lamanya perjalanan sekitar 1,5 jam dari Zurich.

TIPS: Meskipun ada beberapa restoran, kafe swalayan dan kios, saya sarankan membawa bekal makanan dan jangan lupa minumannya juga ya, untuk lebih hemat uang dan hemat waktu-terutama saat pengunjung sangat ramai maka pelayanan restoran sangat lambat melayani. Pakailah alas kaki yang nyaman untuk berjalan lama

Enjoy Traveling!




















Kamis, 30 Mei 2019

Mengunjungi Chapel Bridge Lucerne, Switzerland


The Chapel Bridge, Lucerne - Swiss

Yipiii... akhirnya saya mengunjungi kota ini untuk kedua kalinya pada awal bulan Oktober 2018, puji Tuhan. Saya suka sekali kota ini sangat indah dan terkenal dengan banyaknya bangunan bersejarah yang merupakan peninggalan di abad pertengahan. Bangunan heritage di Lucerne memang sengaja dipertahankan oleh pemerintah setempat sebagai salah satu wisata budaya yang bisa dinikmati oleh para wisatawan yang mengunjungi kota Lucerne-Swiss. Salah satu bangunan bersejarah yang selalu dikunjungi para wisatawan adalah The Chapel Bridge, jembatan penyeberangan kayu yang membentang dari Sungai Reuss di Lucerne - Swiss ini adalah salah satu jembatan tertua di Eropa.





The Chapel Bridge (bahasa Jermannya Kapellbr├╝cke) lebih dikenal dengan sebutan "Bridge of Lucerne" ini terbentang dari sebelah selatan sungai Reuss hingga ke Gereja St Peters di Rathausquai. Dalam sejarahnya jembatan ini dibangun pada abad ke 14 yang difungsikan untuk benteng pertahanan dan juga penghubung antara beberapa bangunan yang digunakan untuk markas ketika jaman perang di abad pertengahan tersebut. Kolom-kolom struktur yang menunjang jembatan tersebut terbuat dari batu-batu besar. Dan Anda bisa melihatnya bahwa struktur tersebut masih dipertahankan dan belum dilakukan renovasi total.





Berdampingan dengan jembatan ini terdapat tower setinggi 43 meter atau bernama Tower Wasserturm (Water Tower atau sebuah menara air) bersegi delapan yang terbuat dari batu bata yang dahulu berfungsi sebagai penjara dan ruang penyiksaan, pada saat kini - menara tersebut menjadi bagian dari tembok kota yang digunakan sebagai balai pertukangan dari asosiasi artileri berikut tower dan jembatan ini bagi kota Lucerne dan sekarang menjadi icon dari kota ini.

Sementara di area dinding jembatan, dipenuhi dengan tanaman hias yang semakin membuat The Chapel Bridge ini terlihat menarik dan indah. Di abad ke 17, dinding dan juga atap jembatang dipenuhi oleh lukisan-lukisan besar yang di pajang di sekitar area jembatan tersebut. Sayang kebakaran hebat pada tanggal 18 Agustus 1993 membuat sebagian besar lukisan dan juga beberapa tulisan yang terdapat di The Chapel Bridge ini hangus dan hilang.




Yang menarik dari bangunan heritage ini adalah pemandangan dari sekitar jembatan tersebut ke area perkotaan Lucerne. Di sini para pengunjung bisa melihat area danau Lucerne dan juga gereja St Peters serta Water Tower yang berada di pertengahan jembatan tersebut. Pemandang di sekitar danau Lucerne sangat menarik ditambah lagi dengan banyaknya burung Alpine yang hidup di bagian atap dari Water Tower yang bisa di lihat dari The Chapel Bridge.

Untuk mengunjungi The Chapel Bridge, Anda bisa menggunakan jalur transportasi kereta api SBB Railway ke arah stasiun utama Lucerne dan dilanjutkan dengan berjalan kaki.












Kamis, 23 Mei 2019

Petualangan Valle Verzasca



Dari tempat kami bermalam di Campground Miralago, kami melanjutkan perjalanan menuju ke selatan, Valle Verzasca (Verzasca Valley in English) atau lembah sungai Verzasca adalah wilayah alami yang terkenal akan keindahan alamnya terletak di dekat Locarno, Canton Ticino - Swiss. Petualangan yang tak terlupakan di akhir musim panas, tepatnya tanggal 09 September 2018.


1. Melintasi Gotthardpass.

Dalam perjalanan menuju Valle Verzasca, kami melintasi De Gotthardpass (Italy:San Gottardo) dan juga berhenti sejenak menikmati keindahan panorama Pegunungan Alpen. Gotthardpass adalah jalan penghubung Utara-Selatan yang sibuk dilintasi Pegunungan Alpen hingga melintasi terowongan Gotthard yang sangat panjang menembus Pegunungan Alpen, Swiss. Menakjubkan!


Pemandangan saat melintasi De Gotthardpass, Swiss


Gotthardpass, Swiss

Liukan jalur yang extreem pada lintasan Gotthard di Swiss.



Disini saya sempat melihat ada krew film sedang shooting, tapi saya gak tau untuk film apa karena tidak ada keterangan judul disekitar area hehehe... saya cuma lihat ada motor dengan bentuk yang unik layaknya untuk adegan action... modelnya seperti motor Batman ^_^






Gotthardpass, Swiss


Lintasan ini menghubungkan Andermatt Urseren, Kanton Uri dengan Airolo-Valle Leventina, Kanton Ticino. Gotthardpass tidak hanya menyuguhkan pemandangan yang sangat indah, lintasan ini juga mempuyai jalur yang ekstrem dengan liukkan yang berbelok tajam dengan berulang-ulang hingga ke lembah. Keren! Lintasan ini sering juga dinamai Saint Gotthard dari BavariaSetelah lelah berjalan menyusuri pegunungan yang dingin dan luar biasa indah ini maka kami-pun memutuskan untuk mencari makan siang disalah satu resoran yg berada di dekat sini.


2. Bendungan Diga Verzasca.

Kami juga sempat mengunjungi bendungan Diga Verzasca atau Contradam, dibangun antara tahun 1960 dan 1965 terletak di Lago, Vogorno di area pintu masuk menuju Valle Verzasca. Konon bendungan ini menjadi terkenal karena pernah menjadi tempat shooting film "James Bond" (Golden-eye) aktornya masih dibintangi oleh Pierce Brosnan yang melakukan aksi bungy jumping dari bendungan super tinggi ini, melompati dari ketinggian 220 m dengan terikat tali karet.....uuugh hebat stuntman-nya! hehehe...






3. Menikmati Keindahan Valle Verzasca

Dari namanya Valle, tentunya Anda akan langsung tersadar bahwa tempat ini adalah lembah. Tapi, ini bukan lembah biasa. Sekelilingnya adalah bebatuan alami, dan mengalir sebuah sungai yang indah serta sangat jernih. Lembah ini berada di Ticino, sebelah Selatan Swiss, yang berbatasan langsung dengan Italia. Daerah ini merupakan sebuah desa yang masih asri, dengan jumlah penduduknya juga terlihat tidak banyak karena sepi dari keramaian.








Sungai Verzasca yang memiliki panjang sekitar 30 km. Perairan yang jernih bagai kristal dengan dihiasi panorama bebatuan menambah keindahan ini sangat memanjakan mata. Air sungai yang berwarna hijau jade magis dan bening dari sungai Verzasca mengalir diantara bebatuan alam, melintas di bawah liukan batuan yang indah bisa kita nikmati dari jembatan Ponte dei Salti, jembatan yang tergantung di atasnya. Bentuk jembatan ini sangat unik melengkung indah mengikuti lekukan batu disungai Verzasca. Sangat Photogenik! Saking jernihnya, dasar dari sungai sedalam 15 meter ini dapat dilihat dari jembatan.





Konon ada seorang fotografer bernama Claudio Gazzaroli, yang membuat sungai menakjubkan ini dikenal akan keindahannya, dengan mengabadikan pesona keindahan dilengkapi dengan jembatan melengkung yang dikenal dengan sebutan Roman Bridge atau Ponte dei Salti.






Ini bukanlah sungai yang terdalam ataupun terpanjang didunia, tapi sungai ini merupakan salah satu sungai yang paling indah dan diburu oleh para wisatawan dan potographer. Ikuti aliran sungai yang menyelusuri lembah dan Anda akan menemukan bentuk-bentuk batu yang unik dan indah seperti kolam-kolam kecil diantara bebatuan-bebatuan yang indah dengan gemericik air.... ya anggap saja seperti jacuzzi alami. Perlu diingat ini sungai liar, jadi perhatikan tanda rambu-rambu di seluruh wilayah ini yang mengingatkan orang untuk sangat berhati-hati di dalam dan di sekitar sungai.





4. Mengunjungi Sonogno Village

Terakhir kami mengunjungi Sonogno village, desa kecil yang indah yang terletak di ujung lembah. Dari Valle Verzasca, kita hanya mengikuti arah sungai Verzasca mengalir hingga menemukan perkampungan tua dengan rumah yang beratap dan berdinding batu. Gak kebayang saat winter, pasti dingin sekali disini yaa... Sangat eksotis! 










Saya sempat menyusuri perkampungan Sonogno dengan berjalan kaki, menyusuri jalan-jalan sempit dengan berlapis batuan juga rumah-rumah penduduk lokal juga berdinding batu yang disusun sedemikian rupa, hingga saya tiba di sebuah gereja tua yang asri dan damai.





Bunda Maria dan Bayi Yesus

Selain pemandangan alam, menikmati main air di sungai yang jernih, Anda juga akan disuguhkan suasana yang sejuk, serta pemandangan alam pedesaan kuno yang menakjubkan. Dari Bandara Internasional Zurich, Anda masih harus menempuh perjalanan sekitar 6 jam lagi untuk mencapai daerah Ticino, untuk berkunjung ke Valle Verzasca.







Di area Valle Verzasca River, bagi yang membawa kendaraan, Anda dapat parkir di sebelah sungai dan mengakses area berenang dengan berjalan kaki, tidak jauh melintasi jembatan dengan berjalan kaki kemudian berjalan melalui batu-batu besar atau duduk diatasnya.

Ini adalah sungai liar, bukan area kolam berenang pada umumnya. Jadi hati-hati jika tidak bisa berenang dan juga airnya sedingin es, jadi hanya baik untuk berenang di siang hari yang terik atau di musim panas. Beberapa bagian sungai lebih berbahaya daripada yang lain, jadi pilihlah tempat berenang Anda dengan hati-hati.

Saya menyukai tempat ini dan berharap lain waktu jika berkesempatan untuk mengunjungi lagi, saya ingin berenang juga.




Getting There:
Dengan mobil: Berkendara ke Lavertezzo. Ada tempat parkir 3 jam di dekat jembatan (CHF 2 / jam) dan tempat parkir sepanjang hari sekitar 500 m di jalan dari jembatan (CHF 10 / hari).

Dengan Kendaraan Umum: Naik kereta ke Tenero, lalu postbus ke Lavertezzo - ini adalah perjalanan panjang dari Zurich, jadi mungkin lebih baik menginap terlebih dahulu di daerah Locarno.


Beautiful valley in Switzerland, Canton Ticino. If nothing else, this area is simply beautiful. The water is crystal clear and the rock formations so interesting.