Laman

LIVE IS AN ADVENTURE

LIVE IS AN ADVENTURE

I think by traveling you can better appreciate yourself and the different cultures of the world... Enjoy life all around the world. To share with many people with different way of living. To love. To dance with the birds and sing with the wind....

Travelling brings color to my life. I'm travelling for the joy...
"...there is a difference between knowing the path and walking the path" - Morpheus

I am not good at writing but I want to share the adventure in my journey, but I have a lot of photo trips. Let the pictures are going to tell you about this trip ;)

Not only for the destinations, but it's about the journeys...
when you are traveling the time should be yours.

Some in my blog is using Indonesian, If you do not understand Indonesian you can use "Google Translate" at the top left of this blog. I hope this blog can be useful ...

DILARANG MENGAMBIL/COPY PHOTO-PHOTO DALAM BLOG INI TANPA IJIN!

GOOGLE Translate

Minggu, 14 Oktober 2018

Matterhorn Journey


Reflection Matterhorn di permukaan air Riffelsee

Hari itu di awal bulan September 2018, saya berencana untuk hiking di salah satu tempat yang menjadi destinasi yang paling terkenal di Switzerland dengan keindahan puncak gunung yang paling ikonik dan spektakuler di Suiss yaitu: Matterhorn berlokasi persis di perbatasan Suiss dan Italia. Saking kondangnya, bentuk puncaknya menginspirasi produk coklat asal Suiss yang sudah mendunia, Toblerone! Tempat terdekat untuk mencapai Matterhorn adalah dari desa Zermatt, desa cantik yang berada di kaki Matterhorn.

Kota kecil Zermatt dapat dicapai dengan menggunakan kereta api. Jangan lupa, Zermatt adalah kota kecil yang melarang masuk kendaraan bermotor berbahan bakar bensin/solar. Jika Anda mengendarai kendaraan pribadi, maka Anda harus memarkirkan kendaraan di desa lain, Täsch yang merupakan kota perhentian terakhir sebelum memasuki kota Zermatt, dari sana Anda harus melanjutkan dengan kereta api.




Tiba di kota kecil Täsch

Kami bermalam dan memarkirkan mobil di Campsite Alphubel di kota Täsch, yang berada dekat dengan stasiun kereta api Matterhorn Terminal Täsch dan hanya berjalan kaki menuju ke stasiun. Hari sudah mulai sore dan kami langsung mencari tourist informastion yang berada dekat di stasiun kereta api. Setelah mendapatkan informasi yang kami butuhkan buat petualangan besok pagi, tidak lupa kami juga langsung membeli tiket kereta api menuju Zermatt buat besok pagi (Return Tickets) dengan harga CHF16.40 untuk mencegah antrian dipagi hari.

Saya sempat putar-putar kota sebentar dan kemudian mampir di toko Scoop (supermarket) untuk berbelanja perbekalan. Menyiapkan peralatan hiking buat besok pagi dan tidak lupa membawa bekal piknik.

Tak sabar menunggu pagi hari, dan Eng...ing ...eng... Jam 7 pagi petualangan dimulai! tapi ternyata dimulai dengan drama ugh... tiket kereta Zermatt yang saya beli kemarin menghilang! akhirnya beli lagi deh daripada kelamaan cari dan kereta sudah siap untuk berangkat.



Gornergrat Bahn saat melintas di kota Täsch



Kereta api berangkat tepat waktu, perjalanan menuju Zermatt dimulai. Sepanjang perjalanan kami disuguhi pemandangan pegunungan, dan keindahan dataran tinggi yang selalu saja dihiasi barisan pohon pinus dan juga padang rumput dengan binatang ternak seperti sapi-sapi dan domba yang asik makan rumput.... sayup-sayup lonceng sapi memanggil bersahutan kloneng... kloneng... khas sekali suaranya lonceng itu dan rumah-rumah pedesaan yang selalu dipercantik hiasan tanaman bunga warna-warni dalam pot bunga di teras ataupun balkon setiap rumahnya. Indah sekali!


Zermatt kota kecil bebas kendaraan bermotor.

Setelah sekitar 20 menit berkereta, akhirnya saya menginjakkan kaki di Zermatt. Mau tau rasanya? rasanya hati kayak ada kembang api dan pengen loncat-loncat. Bayangin aja, sebuah desa kecil yang dikelilingi puncak gunung-gunung salju, barisan rumah-rumah kayu khas Alpin dengan bunga-bunga yang bergantungan, mengisi jalan-jalan di Zermatt. Sebagian besar digunakan sebagai, toko, hotel, cafe-cafe dan restaurant ala eropa ataupun apartemen liburan.

Zermatt terletak di Kanton Valais, kota kecil nan menawan ini yang berada di bagian dari barisan pegunungan Alpen yang ada di district Visp, Switzerland Selatan berada di ketinggian 1.600 mdpl. Sebagian besar penduduk Zermatt berbahasa Jerman. Iya, Zermatt merupakan salah satu tujuan yang sangat populer di Suiss, walaupun berlokasi lumayan jauh dari kota-kota utama seperti Zurich, Bern, atau Jenewa.

Salah satu yang paling unik dari kota kecil Zermatt adanya kebijakan pemerintah kota setempat yang tidak mengijinkan satu pun kendaraan berbahan bakar minyak bumi (bensin, solar dkk) beroperasi di semua jalan yang ada di kota ini. Semua kendaraan penumpang, angkut atau pun kendaraan berat semisal traktor, truck molen dan lain-lain harus menggunakan energi listrik ada juga oleh kuda atau keledai. Kota kecil di lereng pegunungan Alpen Suiss ini memang sejak tahun 1947 sudah bebas kendaraan bermotor.

Alasannya: karena kepedulian penduduknya yang tinggi terhadap lingkungan. Dimana agar tidak mengganggu ekosistem gunung salju. Bayangkan bila kendaraan berbahan bakar fosil dengan asapnya mengotori udara dan membuat salju-salju abadi di pegunungan Alpen ini meleleh. Selain itu, polusi udara dari mobil ditakutkan akan membuat kota Zermatt yang terletak di lereng pegunungan rawan longsoran salju dari puncak yang mengelilinginya.




Zermatt diantara pegunungan


Tidak mau membuang waktu, saya langsung menuju Gornergrat train station terletak tepat di seberang stasiun kereta Zermatt. Gruetzi! Seorang petugas wanita paruh baya menyapa dengan ramah dan menanyakan jumlah tiket dan rute pemberhentian yang akan dipilih... setelah tahu bahwa saya tidak hanya ingin menikmati dengan memandang Matterhorn saja, tapi juga hiking, buru-buru dia mengecek beberapa layar monitor, kemudian menyarankan saya untuk membeli tiket ke puncak tertinggi yaitu stasiun Gornergrat dan memulai hiking dari stasiun Rotenboden.

Memang ada berbagai pilihan jalur hiking untuk menikmati pesona keindahan Matterhorn: bisa dimulai dari Gornergrat, atau dari pemberhentian kereta lainnya di sepanjang jalur pendakian. 




Peta jalur trekking


Pilihan rute trekking yang saya ambil yaitu: Rotenboden ke Riffelalp 4.3 km. 

Dilihat dari peta, saya mengambil jalur #22 Riffelalp, yang dimulai dari stasiun Rotenboden (satu pemberhentian di bawah Gornergrat) lanjut dengan berjalan kaki singkat ke danau Riffelsee, setelah itu lanjut melewati danau, turun dan sekitar  Riffelberg, kemudian mengarah ke Riffelalp ikuti terus petunjuk jalan yang mengarah stasiun pemberhentian di bawah Riffelberg. Dimana rute perjalanan sedikit lebih menantang: medan yang curam, tetapi masih bisa dilakukan, saya butuh sekitar 3 jam lebih dengan kecepatan normal. Kemudian turun dan mengarah ke staiun Riffelalp, di mana saya dapat naik kereta kembali ke Zermatt.



Betah banget duduk disini sambil menikmati pemandangan yang spektakuler: Matterhorn


Tickets for hikers 

Tiket pulang-pergi ke atas puncak Gornergrat berharga CHF 98/harga penuh untuk dewasa di bulan September. Dan harga berubah, pada musim panas lebih mahal tentunya, dari musim semi, musim gugur, dan musim dingin harga sedikit lebih murah. Lihat harga saat ini. Kita juga bisa membeli tiket by online, tetapi jika menggunakan kartu diskon kita harus membelinya secara langsung.

Untuk para pendaki yang berencana melewati beberapa stasiun kereta, tidak perlu membayar penuh untuk perjalanan kembali di kereta Gornergrat. Kita dapat membeli tiket satu arah ke titik awal keberangkatan, kemudian membeli tiket satu arah lainnya saat turun. Setiap stasiun kereta api di sepanjang jalan memiliki kantor tiket. Ini memberi fleksibilitas jika berubah pikiran kita jadi hiking atau memperpanjang rute perjalanan tidak perlu kawatir.

Yes, akhirnya saya membeli tiket ke Gornergrat - one way seharga CHF49, dan kembali hingga di stasiun Rotenboden  dan dari  stasiun Riffelberg menuju Zermatt dengan biaya CHF34.





Menikmati perjalanan Gornergrat Bahn

Tidak mau membuang waktu, saya langsung naik kereta Gornergrat Bahn, itu berarti naik kereta gunung cogwheel, dan rasakan sensasi kemiringannya.... hmm berapa yah? salut deh sama orang-orang Suiss! sekali lagi mereka memang menata infrastruktur pariwisatanya sangat hebat. Saat menaiki kereta, saran saya: ambil posisi duduk di sisi kanan kereta dan dengan sudut pandang ke arah Gornergrat yang memberikan pemandangan Matterhorn dan pemandangan gletser yang indah saat cuaca cerah berlangit biru. Kereta perlahan-lahan meluncur ke atas gunung, dengan waktu  sekitar 30 menit untuk mencapai puncak.

Dari Zermatt kita akan melalui 4 titik pemberhentian yaitu Findelbach, Riffelalp, Riffelberg, dan Rotenboden sebelum sampai di pemberhentian terakhir Gornergrat.

Perjalanan menuju Gornergrat pun tak kalah fantastis, sepanjang perjalanan kami sudah bisa melihat jajaran pegunungan Alpen yang begitu menakjubkan, saya sendiri gak hafal namanya apa aja, hehehehe. O iya, puncak Gornergrat bisa dikunjungi sepanjang tahun oleh para wisatawan. Dengan menumpang kereta api Gornegrat Bahn, yang membawa penumpangnya menanjak mendekati Matterhorn Panorama dan tau dong! sepanjang perjalanan kereta api ini sangat indah dan mengesankan.




Barisan puncak di pegununungan Alpen


Gornergrat Viewpoint

Kereta perlahan-lahan meluncur ke atas gunung. Ketika pepohonan menghilang berganti bukit-bukit batu cadas dan terjal, tak tampak lagi kehidupan. Dengan menajamkan mata ke arah punggung bukit, ternyata ada gerombolan kambing salju alias black nose sheep. Mereka lagi memamabiak rumput hijau yang tersisa di bukit batu nan curam. Perjalanan dengan kereta semakin menyenangkan ketika mengetahui tentang sejarah perkeretaan yang telah berlangsung sangat lama. Kereta ke Gornergrat Bahn merupakan rel tertinggi di Eropa yang dibangun sejak 1898.

Gornergrat adalah tempat terakhir yang bisa dicapai oleh kereta dari Zermatt. Dari sini kita bisa melihat beberapa jajaran pegunungan Alpen yang sangat menakjubkan. Pertama kali turun dari kereta, kita langsung bisa melihat pucak Matterhorn dengan jelas.

Di stasiun pemberhentian ini ada sebuah bangunan besar juga restoran yang menyediakan makanan ataupun makanan kecil dan minuman hangat. Hot chocolate merupakan minuman favorite yang selalu menemani wisatawan untuk menghangatkan badan sebelum atau sesudah berjalan-jalan di sekitar puncak Gornergrat yang dingin dan berangin sedikit kencang saat musim panas.




Suasana pagi di Gornergrat Bahn


Kereta berhenti, tiba Gornergrat yang berada diketinggian 3.089 mdpl. Untuk yang berencana menginap disana tersedia hotel juga toko suvenir. Wow saya cuma bisa membayangkan saja untuk menginap disana, pasti indah banget karena bisa melihat sunrise dan sunset diketinggian juga melihat bintang-bintang dimalam hari lebih dekat... tapi pasti mahal sekali yaa hehehe...

Saya langsung berjalan kaki mengarah ke pemandangan puncak Matterhorn yang berdidri gagah, nampak jelas tanpa awan yang menghalanginya.



Matterhorn dilihat dari Gronergrat Bahn

View gletser dari view point Gornergrat
  

Kemudian ke sudut pandang spektakuler Gorner glacier. Jangan lupa, mengabadikannya. Gorner Glacier adalah lembah gletser yang ditemukan di sisi barat massif Monte Rosa dekat dengan Zermatt di wilayah Valais, Suiss. Panjangnya sekitar 12,4 km dan lebar 1 hingga 1,5 km.



View gletser dari view point Gornergrat


Gornergrat viewpoint adalah area terbaik untuk menikmati pemandangan Matterhorn. Setelah mengagumi gletser yang spektakuler dan ternyata saya juga sudah mengambil ratusan poto.... hehehe saking indahnya disetiap sudut area saya abadikan! 




Tiba di stasiun Rotenboden


Riffelsee Panorama

Tempat favorit saya untuk menikmati pemandangan Matterhorn adalah di jalur Riffelsee. Dari stasiun Rotenboden saya memulai perjalanan menuju Riffelsee. Banyak gambar klasik yang saya lihat dari Matterhorn diambil di Riffelsee, dengan puncak gunung Matterhorn yang dipantulkan di danau ini. Rute perjalanan berbatu-batu, jadi hati-hati melangkah, perjalanan sangat singkat (sekitar 15 menit) menuju Riffelsee.

Pemandangan dari Riffelsee yang ikonik, menawarkan pantulan cantik Matterhorn pada hari-hari yang cerah dan tenang. Kemudian saya meninggalkan kerumunan di belakang melanjuti pendakian menuju ke perhentian kereta berikutnya, dengan pemandangan Matterhorn yang indah sepanjang perjalanan.



Pantulan puncak Materhorn dipermukaan air Riffelsee


Riffelsee dihiasi bunga-bunga Wolgrass



Setelah menikmati keindahan danau dengan latar belakang Matterhorn, saya melakukan trekking dari stasiun Rotenboden berjalan kaki sebentar ke Riffelsee (danau Riffel), di mana saya bisa mendapatkan pantulan Matterhorn berbentuk piramid nan iconic yang terkenal itu dipermukaan danau yang tenang. Wow... sungguh indah!



Reflection yang sempurna dari puncak Matterhorn dipermukaan air Riffelsee


Cuaca yang cerah membuat pantulan yang sempurna, Riffelsee


View dilihat dari stasiun Rotenboden


Tidak heran spot ini menjadi primadona bagi wisatawan, baru saja 15 menit saya menikmati tenangnya suasana disekitar danau.... eeh rombongan wisatawan tiba-tiba berdatangan dan membuat suasana menjadi crowded... hehehe  Saatnya saya menikmati piknik makan siang sambil memandang pesona keindahan Materhorn dan Riffelsee.






Kemudian saya meninggalkan keramaian di belakang dan menikmati pemandangan Matterhorn yang menakjubkan di jalan setapak. Meskipun saya telah mengunjungi banyak gunung lain yang sama cantiknya, Matterhorn adalah sesuatu yang istimewa dan sepadan dengan upaya ekstra yang telah dilakukan. A trip that will pay off!

Seringkali awan menutupi Matterhorn, jadi jika sudah jelas, ambil foto sebanyak mungkin. Awan bisa bergerak cepat menutupi puncaknya! hehehe




Hiking ke Riffelberg

Kemudian dilanjutkan dengan berjalan kaki. Saya mengikuti jejak menuju Riffelseeweg, jaraknya sekitar 3 km ke Riffelalp. Rute perjalanan yang mudah (lihat peta jalan untuk Riffelalpweg) membutuhkan waktu berjalan sekitar 2 jam dengan kecepatan normal tapi saya cenderung lambat. Saya berjalan sendirian dan kadang-kadang satu-satunya di jalan tapi pesona Matterhorn yang selalu berada di pandangan mata dan hampir menemani di setiap jejak langkah, membuat rasa takut dan lelah hilang seketika.



Danau kedua setelah Riffelsee


Jalur pendakian melewati danau, kemudian turun ke Riffelalp, seperti yang ditunjukkan di bawah ini, sekitar 3 km. Dengan berjalan sekitar 2 jam dengan kecepatan normal yang cenderung lambat sehingga akan memakan waktu lebih dari satu jam. Ada beberapa jalur berbeda yang menuju ke Riffelalp, seperti yang ditunjukkan pada peta jejak di bawah ini:





Ikuti petunjuk jalan. Saat itu, saya mengambil rute ke "Riffelalp 55 min" dimana memiliki waktu hiking terlama, seperti yang ditunjukkan pada tanda jejak ini, tapi saya butuh sekitar 2 jam. Ini adalah jejak yang sedikit melelahkan, tetapi relatif mudah, dan juga sudah membuat kaki saya menjadi panas. hahaha




Danau kedua yang lebih kecil tepat setelah Riffelsee.



Jalur trek yang mudah dilalui


 Jalur trek yang gersang tanpa pohon



Jika Anda dapat mengalihkan pandangan Anda dari Matterhorn, gunung-gunung lain di daerah ini juga cantik.


Sepertinya saya mesti bekerja keras untuk bidikan ini, tetapi tidak. ^_^


Pandangan terakhir dari Matterhorn saat kami di tikungan.


Barisan puncak pegunungan Alpen


Berjalan menuju Matterhorn





Menikmati pemandangan yang dipahat Sang Pencipta dengan amat memukau ini. Di hadapan saya, berdiri dengan tegak Puncak Matterhorn. Udara sedemikian cerahnya, sehingga langit biru tanpa awan terlihat bagaikan latar bagi Pegunungan Alpen yang berkontras warna. Angin pun berhembus lembut menyapu wajah, sejuk yang saya rasakan walaupun matahari bersinar terik diatas kepala.


lebih dari 3 jam berlalu, saya mengakhiri hiking saya di Riffelalp. Dengan muka tampak lelah namun masih menunjukkan keceriaannya, kami menaiki kereta yang membawa saya kembali ke Zermatt.

Hari yang cukup melelahkan, tapi saya tak hentinya bersyukur atas pengalaman untuk menikmati keindahan ciptaan Allah. Dalam hati saya berucap “semoga suatu saat kami bisa kembali ke tempat ini lagi.”





Tidak perlu kawatir untuk jalan sendiri dan tidak perlu guide untuk menemani saat mendaki gunung karena disana kita bisa bertemu dengan pendaki yang lain... satu hal bagi saya untuk join dengan pemandu lokal: sangat mahal! Jangan takut tersesat, petunjuk arah jalan sangat jelas dan mudah dimengerti.

O iya, masih ingat dengan tiket kereta dengan tujuan Zermatt saya punya hilang sebelum berangkat, ternyata tiket itu terselip dikantong backpack dan saya temukan kembali. Saya coba mengembalikan tiket untuk ditukar dengan uang kembali... dan ternyata: bisa loh! hehehe... lumayan CHF 16.40 masuk kantong lagi deh. Tak terasa hari sudah merambat sore. Kami pun bertolak kembali ke Täsch untuk meneruskan perjalanan petualangan kami di Suiss ini.




LocationZermatt, Valais Switzerland
Address: Gornergrat Bahn Bahnhofpl. 1, 3920 Zermatt
Car: 3hr40 from Zurich HB to Tasch (Parkhaus Zermatt – CHF 15.50/day)
         then 12 min train to Zermatt (CHF 8.20 return with half-fare)
Train: 3hr15 from Zürich HB to Zermatt
         Adult return with half-fare CHF 75 (Day pass)
------------------------------------------------------------------------------------------
Trail: basic trail 3 km, with shorter and longer options noted below
Condition: mountain trail, dirt path, no strollers
Skill: easy
Open: train open year round - hiking best July through September
Prices 2018: Return trip on mountain train: Adult CHF 114
          SBB Half-fare and Junior cards accepted. Under 9 free
More info: www.zermatt.ch – webcam



ikuti petunjuk arah jalan agar tidak tersesat yaa...


Bagaimana menuju kesana:

By car: Zermatt adalah desa bebas mobil, jadi pertama Anda berkendara ke Täsch kemudian naik kereta ke Zermatt. Di Täsch, parkir di tempat parkir besar di sebelah stasiun kereta api.

By public transport: Naik kereta api ke Visp, lalu beralih ke kereta regional yang berlanjut ke Zermatt. Dari Zurich, ini memakan waktu sekitar 3 jam 15. Jika Anda meninggalkan Zurich pukul 7:00, Anda akan berada di Zermatt pada pukul 10:15. Rencanakan sekitar satu jam lagi untuk naik transportasi gunung sebelum mencapai sudut pandang atau mendaki.

Pada 2018, untuk tiket kereta api pulang-pergi dari Täsch ke Zermatt sebesar CHF 16,40/ dewasa, CHF 8,20/anak. Anak-anak di bawah usia 6 tahun gratis. SBB Half-fare dan kartu Junior diterima. Kereta berangkat setiap 20 menit.


A trip that will pay off!