LIVE IS AN ADVENTURE

I think by traveling you can better appreciate yourself and the different cultures of the world... Enjoy life all around the world. To share with many people with different way of living. To love. To dance with the birds and sing with the wind....

Travelling brings color to my life. I'm travelling for the joy...
"...there is a difference between knowing the path and walking the path" - Morpheus

I am not good at writing but I want to share the adventure in my journey, but I have a lot of photo trips. Let the pictures are going to tell you about this trip ;)

Not only for the destinations, but it's about the journeys...
when you are traveling the time should be yours.

Some in my blog is using Indonesian, If you do not understand Indonesian you can use "Google Translate" at the top left of this blog. I hope this blog can be useful ...


DILARANG MENGAMBIL atau COPY PHOTO-PHOTO DALAM BLOG INI TANPA IJIN!
Tampilkan postingan dengan label RUSSIA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label RUSSIA. Tampilkan semua postingan

Rabu, 10 Februari 2016

Mengunjungi Katedral St. Basil, Moscow




Terletak di Red Square, di samping Komplek Kremlin, Katedral St Basil merupakan salah satu ikon dari lima atraksi utama wisata di Moskow. Terletak di tengah-tengah lingkaran garden city, sebuah jalan melingkar di sekitar pusat kota Moskow.




Katedral St. Basil sendiri dibangun sejak tahun 1555 oleh sang arsitek, Postnik Yakovlev yang konon katanya setelah selesai menunaikan tugasnya dijadikan buta oleh pemimpin saat itu Ivan the Terrible supaya tidak bisa membangun bangunan seindah ini lagi. 


ruang chapel pertama St. Basil


Gereja Ortodoks Rusia yang terletak di pintu masuk The Red Square dikenal sebagai Katedral Saint Basil. Dijuluki sebagai "Stone Flower" sebagai peringatan kemenangan Perang Rusia-Kazan yang awalnya dibangun dari gereja kayu Trinity Church. Menurut sejarahnya, katedral ini dinamai Saint Basil atau Basil yang Terberkati, dimana seorang Santo yang membuat Ivan terkesan karena hebatnya dengan memprediksi salah satu kebakaran terbesar di Moskow pada jaman itu.


Lukisan-lukisan yang menghiasi gereja Katedral St. Basil

lukisan di salah satu dinding gereja, St. Basil Moscow


Bentuk luar dari Katedral Saint Basil dikatakan seperti nyala api unggun yang naik ke langit. Terdiri dari sembilan kapel yang unik. St Basil's Cathedral sebenarnya terdiri dari delapan gereja-gereja yang lebih kecil diseret sekitar gereja pusat.







Inside St Basil's Cathedral, kita akan menemukan lorong-lorong sempit, berdebu, seperti memasuki castle tua yang redup tetapi memiliki pemandangan yang menarik. Ada sebuah tangga spiral dengan pegangan kayu dan dihiasi mural bunga-bunga hingga ke langit-langit. Menaiki lantai atas kita akan mendapatkan pemandangan menarik dan unik - dari jendela kita dapat melihat Sungai Moskva. Gereja ini sebagian besar terbuat dari batu bata merah penuh dekoratif. Lukisan dinding juga dapat dilihat di seluruh Katedral.


suasana di lorong St. Basil
pesona keindahan mural didalam St. Basil
disediakan bangku di dalam gereja
sangat suka dengan lukisan dindingnya, klasik!
lampu kuning membuat beda suasana ruang







Beberapa orang berpendapat bahwa waktu terbaik tahun untuk mengunjungi St Basil's Cathedral adalah di musim panas. Saat saya mengunjungi tempat ini pada awal bulan Juni yang lalu, cuaca dan angin sejuk masih terasa dikulit, bunga-bunga bermekaran, dan penduduk setempat berada di luar menikmati cuaca bagus. Namun, ini juga merupakan puncak musim turis di Rusia, jadi jika anda ingin menghindari keramaian, datanglah pada pagi atau malam hari. Ada yang membuat saya bahagia di Moscow pada bulan Juni waktu itu saya bisa lebih lama merasakan siang hari daripada malam. Matahari terbenam sekitar jam 22.00 terkadang hingga jam 23.00 malam, mereka menyebutnya white nite, wow amazing! Saya bisa lebih lama lagi untuk mengitari kota Moscow. Sangat menyenangkan!





O iya, gereja ini terbuka untuk umum Rabu-Senin dari 10:30 am -18:00 pm, dengan tiket masuk seharga 350 Rubble. Untuk sampai di gereja ini kita bisa menumpang kereta Metro terdekat adalah: Revolutsii Ploshcha.

Berikut poto-poto lukisan pada langit-langit menara gereja Katedral St. Basil





Menikmati suasana malam juga tidak kalah indahnya.....








Atau bisa juga menuju St. Basil Catherdral dengan tujuan Red Square Stasiun terdekat dengan Kremlin adalah Borovitskaya dan Biblioteka imeni Lenina. Ambil jalur Metro Green Line atau menuju stasiun Metro Teatralnaya sekitar 10 menit, yang juga menghubungkan Sheremetevo dan Domodedovo dengan kereta api bawa tanah. Atau melalui stasiun Metro Mayakovskaya yang berjarak sekitar 7 menit perjalanan menuju pusat kota Moskow. Red Square dan Kremlin tepat berada di jantung kota Moscow, yang dilalui jalan lingkar kota yaitu Boulevard Ring (Bulvarnoye Koltso) sehingga mudah untuk ditemukan. 

Metro: Ohotnii Ryad, Teatralnaya atau Ploshad Revolutsii.







Minggu, 04 Oktober 2015

Trans - Siberian Railtrip


Trans Siberian Railway

Petualangan backpacker kami kali ini melakukan perjalanan yang sangat panjang dengan menumpang epic train Siberian journey telah kami lalui diakhir musim semi bulan Juni yang lalu dan masih berasa dingin yaitu perjalanan kereta api dari kota kecil Ulan Ude menuju jantung kota Moscow melintasi rute panjang yang legendaris Trans-Siberian Railway selama 4 hari... wow! ini adalah waktu terpanjang yang pernah saya lalui dengan menumpang kereta api. Dari pantai terpencil Danau Baikal melintasi Pegunungan Ural yang tertutup salju, pedesaan dengan barisan rumah-rumah kayu, hutan pinus, melintasi sungai yang lebar, savana bunga liar, bak menelusuri sejarah kaisar dalam kereta epic yang kami tumpangi kereta: Trans Siberia nomor 81. Klik disini untuk tiketnya:  pass.rzd.ru


Stasiun Kereta Ulan Ude, Siberia


Berangkat dari kota Ulan Ude melintasi Danau Baikal. Ulan Ude adalah ibukota Republik Buryat yang merupakan pusat kota perdagangan antara China dan Irkutsk.




Melintasi Eurasia menggunakan Trans-Siberia merupakan pengalaman sekali seumur hidup yang tak terlupakan setelah melihat pemandangan disepanjang perjalanan dan mengenal kehidupan masyarakat setempat dengan berbaur langsung dengan warga lokal didalam train adalah hal yang membuat petualangan Trans-Siberia menjadi perjalanan yang luar biasa.





Kami menempati di kelas dua yang tidak ada kompartmen. Kenyamanan yang tersedia cukup baik, di dalam gerbong ada sekitar 50-an bed, tidak mewah tetapi bersih dan nyaman. Kamar mandi umum ada 2 dalam satu gerbong. Tersedia juga air minum dan air panas untuk membuat teh kopi atau mie instan. Untuk makananya bisa pesan dengan menu khas Rusia tentunya tetapi saya sempat memesan nasi goreng, lumayan untuk mengganjal perut dan mengobati kangen dengan nasi ^_^



begini penampakan gerbong kereta, berantakan! ;-)


Setiap penumpang yang baru naik akan diminta “membeli” paket berisi seprei dan sarung bantal seharga 127 rubel dan saya ingat kembalian uang saya (73 ruble) belum diberikan... mungkin si mbak lupa ^_^ Seprei dan sarung bantal ini dipasang sendiri oleh masing-masing penumpang, dan ketika turun penumpang juga membereskan sendiri serta menyerahkan kembali seprei dan sarung bantal kepada si mbak. Dengan demikian kebersihan kereta terjaga demikian pula kebersihan masing-masing tempat duduk penumpang.





4 hari dari dalam kereta mencoba membunuh kebosanan dengan mengabadikan dengan kamera sambil menikmati budaya terpencil dan arsitektur yang unik dari pondok kayu Siberia dan kubah bawang gereja-gereja disepanjang perjalanan dan hasilnya merupakan perjalanan yang tak terlupakan.


Enjoy a day to relax on board, taking in stunning scenery as the vast Siberian unfurl






suasana pagi dengan menikamti sunrise







menikmati hari-hari di dalam Kereta dengan poto selfy ^_^


melintasi stasiun kecil yang cantik






sahabat kecil kami di kereta ^_^
4 hari di kereta mybody jadi smakin melebar  ^_^



Trans Siberian Railtrip our rute: Irkutsk-Krasnoyarsk-Novosibirsk-Omsk-Uta-Kazan-Moscow for 4 days






Musim Semi Rasa Winter di Dolomites

Dari keindahan alam, laut mediterania hingga bangunan-bangunan kuno peninggalan sejarah, Italia memang merupakan salah satu negara te...