LIVE IS AN ADVENTURE

I think by traveling you can better appreciate yourself and the different cultures of the world... Enjoy life all around the world. To share with many people with different way of living. To love. To dance with the birds and sing with the wind....

Travelling brings color to my life. I'm travelling for the joy...
"...there is a difference between knowing the path and walking the path" - Morpheus

I am not good at writing but I want to share the adventure in my journey, but I have a lot of photo trips. Let the pictures are going to tell you about this trip ;)

Not only for the destinations, but it's about the journeys...
when you are traveling the time should be yours.

Some in my blog is using Indonesian, If you do not understand Indonesian you can use "Google Translate" at the top left of this blog. I hope this blog can be useful ...


DILARANG MENGAMBIL atau COPY PHOTO-PHOTO DALAM BLOG INI TANPA IJIN!
Tampilkan postingan dengan label HONGKONG. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label HONGKONG. Tampilkan semua postingan

Minggu, 30 Agustus 2009

Repulse Bay Beach, Hongkong.




Hongkong memang terkenal dengan keindahan teluk atau semenanjungnya, salah satunya ialah Repulse Bay yang berada di bagian selatan Pulau Hongkong. Pantai Repulse Bay membentang panjang dengan air yang membiru dan jernih dengan sedikit ombak sehingga air laut bak memukul-mukul pantai. Pasir pantainya bak emas yang halus dan lembut. Memiliki kisaran suhu air antara 16 derajat celcius sampai dengan 26 derajat celcius sepanjang tahun. Oleh karena suhunya yang dingin itulah menjadikan daerah ini banyak dikunjungi oleh penduduk sekitar maupun wisatawan untuk menghindari panas matahari.

Nama Repulse Bay sendiri berasal dari abad ke-19 ketika pertempuran terjadi antara militer Inggris yang menyerang bajak laut di wilayah ini. Kini, Repulse Bay merupakan daerah permukiman yang mewah untuk bersantai, makan, relaksasi, dan melakukan kegiatan air seperti berenang. Pantai yang cukup terkenal di Hongkong. 




Untuk menuju pantai ini kami naik bus no. 6 dari Terminal Bus yang terletak di Exchange Square, dekat dengan Hongkong Station. Untuk menuju ke Hongkong Station sendiri bisa berjalan kaki dari MTR Central Station. Selain Bus No.6,  masih ada beberapa bus dengan nomer 6A, 6X, 260 yang menuju ke Repulse Bay, tinggal melihat di tujuan bus yang menuju ke arah Stanley Market / Repulse Bay. Dengan waktu kira-kira 30 menit lamanya perjalanan.

Untuk bus sendiri cukup mudah memahaminya, karena terdapat display setiap kali kita akan memasuki halte bus. Jadi kita bisa tahu, untuk pemberhentian bus menuju ke Repulse Bay tinggal berapa stop lagi. Dan tepat sebelum kita memasuki halte bus di Repulse Bay, display tersebut juga akan menampilkan “next stop is Repulse Bay”. Jangan takut tersesat. Sampai di Repulse Bay, kita masih harus turun tangga untuk menuju ke arah pantai di bawah.





Pasirnya yang lembut serta panorama yang indah dibalut dengan pantainya yang memanjang membuat siapapun banyak yang tertarik untuk datang dan berenang disini. Pantai ini juga dikelilingi background bangunan tinggi hotel/apartment di belakang pantai. Barisan cafe-cafe dipinggir pantai dan tempat duduk disediakan untuk menikmati angin laut yang berhembus sambil memandang sekitar paintai yang bersih. 

Tidak jauh melangkah, di sebelah kiri pantai terlihat gerbang yang cukup besar berwarna merah dengan dihiasi patung-patung dewa menuju taman The Zenhai Park. Penduduk setempat menyebutnya The Hong Kong Life Saving club house, dibangun dalam gaya tradisional Cina, dengan langit-langit dihiasi dengan naga berputar megah. 





Cukup ikuti saja petunjuk jalan menuju ke arah kuil (temple) ini, terlhat patung kembar menjulang dewa Kwun Yam dan Tin Hau mendominasi taman indah yang mengarah ke pantai ini.





Banyak pengunjung yang melakukan ibadah permohonan doa di sekitar kuil ini. Ada juga pengunjung melemparkan koin ke dalam mulut patung ikan dengan harapan hal itu akan menyebabkan keberuntungan.  

Sambil berfoto kami pun menikmati suasana keindahan taman ini, unik dan suasana sakral pun terasa.










Hongkong Map






Night Markets Hongkong.





Hong Kong menawarkan pengalaman belanja yang luar biasa, dari pusat perbelanjaan yang megah dan sangat mahal hingga tempat perbelanjaan ala kaki lima yang murah meriah. Kita tinggal memilih sesuai keinginan. Dibawah ini tempat perbelanjaan ala kaki lima di Hong Kong yang saya sempat kunjungi. Semoga menjadi inspirasi buat yang mau shoping ala kaki lima di Hong Kong ;)

Temple Street Night Market, Hong Kong.


(1.) Temple Street Night Market, Hongkong 

Terletak di Yau Ma Tei, Kowloon dan dinamai Tin Hau Temple atau yang lebih dikenal dengan nama Temple Street Night Market, Hong Kong. Merupakan Pasar Malam yang ramai di kunjungi di area Temple Street. Dimulai di persimpangan antara Temple Street dengan Jordan Street, berakhir lima blok di utara di Kansu Street, (MTR terdekat: Jordan atau Yau Ma Tei).

Meskipun pasar ini biasanya sudah mulai ada sejak pukul 4 sore, tetapi benar-benar berdenyut dengan kehidupan setelah malam. Ini adalah pasar terbuka yang sangat populer dan sibuk. Buka 7 hari seminggu dari 4 pm hingga tengah malam, dan merupakan salah satu tempat terbaik dan murah untuk berbelanja murah di Hong Kong. 

Di sana Anda menemukan hampir segalanya ada, mulai dari kerajinan Cina serta berbagai macam souvenir, pakaian (satu sebagian besar palsu) atau t'shirt-t'shirt yang bergambar khas budaya Hong Kong, berbagai macam tas kulit, mainan, assecoris maupun jam tangan bermerk palsu, gadget dan bahkan bisa mendapatkan beberapa makanan ringan atau makan malam. Asalkan kita siap untuk menyeberang melalui kerumunan orang banyak dan melakukan tawar-menawar yang cukup agresif. Aku sudah siap untuk melakukan keduanya. ;-)) 

Tanpa terasa waktu berjalan dengan cepat, sudah tengah malam dan kami harus kembali ke hotel, rasa lelah.... tapi sangat senang dengan barang yang di dapat dan menikmati pengalaman malam itu.
 
 
The Ladies' Market, Hong Kong.

(2.) The Ladies’ Market, Hong Kong. 

Mongkok adalah salah satu distrik favorit kami di Hong Kong dan berhenti di Ladies Market sangat menyenangkan. Letaknya di Tung Choi Street, Mong Kok - Kowloon.

Kita bisa menawar harga mulai dari harga biasanya cukup tinggi dan secara teratur turun hingga 50% pada harga yang diminta, jadi pintar-pintar lah untuk tawar-menawar sedikit pada harga. Untuk yang tidak pandai menawar bisa dicoba disini, jangan takut karena pedagang biasanya cukup ramah, tidak marah bila ditawar. Berbelanja di Ladies Market sangat menyenangkan dan menikmati untuk menghabiskan waktu dan sedikit uang di Ladies Market ini.

Dengan lebih dari 100 kios aksesoris dan pakaian murah, serta berbagai souvenir pasar ini menyediakan bentangan satu kilometer. Tidak heran namanya Ladies Market, karena dari sejumlah besar yang ditawarkan adalah pakaian dan aksesoris dijual untuk perempuan dari segala usia, ada bermacam jam tangan, kosmetik, tas, perabot rumah tangga, CD dan juga berbagai macam pernak-pernik.

Untuk menuju ke pasar ini tidak sulit, bisa dengan MTR Mong Kok Station, Exit E2. Berjalan di sepanjang Nelson Street selama dua blok. Atau naik Bus No. 1, 1A, 2, 6 atau 9 dari Tsim Sha Tsui Star Ferry dermaga dan turun di stasiun Nelson Street.

Pasar ini aman, tapi jangan menaruh ransel anda dibelakang loh... dan umumnya bersih di daerah ini pada waktu malam dan kita bisa menjelajahi hinga jalan tak berujung yang menjaja makanan, restoran-restoran lokal dan beberapa restoran Barat juga ada. Membuat beberapa jam menyenangkan untuk menikmati malam di wilayah Mongkok Hong Kong. 
 
 
 
 
TIPS: 

Untuk semua rute dan petunjuk jalan, baik di Hongkong Island maupun area Kowloon, semua sudah tersedia di dalam peta gratis yang tersedia di bandara Hongkong. Peta jalan ini update tiap bulannya, jadi jangan lupa untuk mengambil peta gratis waktu datang ke Hongkong, biar tidak nyasar....;)
 
 
 
 

Sabtu, 29 Agustus 2009

Madame Tussaud Hongkong, Enjoy The Atmosphere Like a Famous Artist.


Madame Tussauds Hongkong.


"Get up close and personal with your favourite celebrity wax figures only at Madame Tussauds Hong Kong." selogan yang memanggil ku untuk datang ke Madam Tussauds Hongkong ini, sambil bergaya dengan artis pujaan dan para bintang favorite lainnya. Madame Tussauds merupakan museum lilin yang didirikan oleh seorang seniman bernama Marie Tussauds asal Perancis. Museum ini dibuka sejak tahun 2000 silam, dengan memiliki fitur lilin sekitar 100 kepribadian dari publik figur, mulai dari selebriti lokal hingga selebriti kelas dunia.




Jika anda berkunjung ke Hongkong, belum lengkap rasanya jika anda tidak menginjakkan kaki di Madame Tussauds Hongkong, sebuah kawasan wisata terkenal yang ada di negeri itu. Memasuki museum di kawasan Victoria Peak harus menggunakan tram karena lokasinya berada di puncak bukit Victoria. Di kawasan ini pengunjung menunggu tram yang akan mengangkutnya di ketinggian 554 meter sejauh sekitar 2 km menuju puncak bukit.

Cukup mudah untuk menuju ke Peak Tram Station, yang akan mengantar kita naik Tram ke Victoria Peak. Tinggal turun di station MTR Central, dan menuju ke exit J2 di Chater Garden. Cari penyeberangan jalan menuju ke Garden Road, dan sambil menyusuri jalan kita akan melihat Bank of China & Citibank Plaza di sebelah kiri. Di sebelah kanan seberang Citibank juga terdapat St. John Cathedral, dan terdapat banyak petunjuk jalan, tinggal kita mencari arah ke Peak Tram.




Di ujung jalan Garden Road, terdapat petunjuk jalan besar ke Peak Tram, tinggal menyeberangi jalan dan kita akan sampai di ticket office untuk Peak Tram ke The Peak. Dengan harga tiket standart seharga $65 HKD. Cukup unik juga naik peak tram ini. Kita dapat merasakan naik kereta dengan kemiringan hampir 45 derajat.

Setelah membeli tiket, didepan lorong menuju tram kita disambut oleh Jacky Chan sebagai ikon artis Hong Kong berdiri gagah dengan senyum yang khas.





Setelah membayar tiket, dua unit tram warna merah tua mengantarkan pengunjung ke atas, mirip dengan tram di Gunung Pilatus, Switzerland. Hawanya dingin dengan suasana berkabut dan sedikit gerimis, anda dapat melihat suasana kota Hong Kong saat tram merangkak naik. Tram berjalan selama kurang lebih lima menit sampailah di kawasan museum.




Di depan pintu museum  muncul Barack Obama, Presiden Amerika yang saat itu menjadi warga baru di Madame Tussauds Hong Kong berdiri gagah, mau foto bareng hanya dipungut tarif 80 Dolar HK. 😁





Museum yang berlokasi di Marylebone Road sejak 1884 itu dibagi menjadi 18 ruang pamer. Dari ratusan fitur lilin kepribadian yang ada, seluruhnya memiliki tema yang berbeda-beda, diantaranya Glamour Hongkong, Ikon Musik, Sejarah dan Pahlawan Nasional, The Champions dan World Premiere. 

Pada bagian pertama, kita akan masuk ke dalam ruangan yang diset dengan lampu remang-remang, lalu kita diajak menikmati suasana yang kerap dialami para selebritas dunia saat menghadiri acara tertentu. Saat kita memasuki pintu dari ruang besar ke ruangan berukuran 3X1 meter, kepala kita akan menoleh ke kiri dan ke kanan, dan kita juga akan berusaha mendengarkan suara-suara tanpa sosok itu. Satu dua menit berlalu dengan suara gemuruh, kita akan tertawa dibuatnya. Ruangan 'penyambutan' yang minim lampu itu dibuat seolah para pengunjung Museum Madame Tussaud adalah para pesohor yang baru datang di sebuah tempat dan diserbu wartawan foto. Boleh juga..... seperti dijepret sana sini bak artis beken. ;))




Setelah melewati ruang yang dipenuhi 'paparazzi' itu, barulah kita bisa bertemu dengan para aktor, aktris, dan pesohor dunia lainnya. Di sebelah kanan pintu masuk, setelah disambut Nicole Kidman ada Brad Pitt beserta pasangannya Angelina Jolie mengenakan kostum pesta malam dengan senyum manis yang menanti kita.




Lalu kita diajak menikmati suasana yang kerap dialami para selebritas dunia saat menghadiri acara tertentu.





Ada juga yang berdiri gagah di atas podium bergaya pidato sebagai politisi dunia seperti Georde W Bush bersama Bill Clinton. Di kiri berdiri dua pria mantan pemimpin beken dunia yang berkumis, Saddam Hussein dan Hitler. Di depannya berdiri tokoh dunia ketiga paling populer yakni Nelson Mandela, Mahatma Gandi dengan tongkatnya yang khas.


Bersama Shakespear.

Bersama Little Mozard.


Baru berjalan dua meter muncul musisi legendaris Mozard dengan biolanya, di depannya ada Rembrant dan Madam Tussaud. Menoleh kekanan ada Mao Zedong, Sunyatsen dan dua Presiden China lainnya. Berjalan lagi di balik ruagan itu muncul Vu Jintao.





Melalui jalan yang agak naik, kita melintasi ruangan yang di kanan kirinya ada patung lilin Charlie Chaplin dan tokoh kartun dari Walt Disney. Ruangan ini begitu mungil sehingga jika kita berfoto maka kemungkinan kita akan sedikit menghambat perjalanan pengunjung yang ada di belakang kita.




Lalu, bersiaplah bertemu para aktor dan aktris yang piawai menari dari Korea Selatan. Pose patung-patung itu seperti pose dalam film-film mereka. Ada Bae Yong Joon aktor dari film Winter Sonata yang terkenal itu.


Bersama Bae Yong Joon


Ruangan selanjutnya adalah tempat para selebritas dunia di bidang olahraga. Sebagian besar adalah para pemain sepak bola. Yang menarik, sebelum berpose dengan para pemain bola itu, seorang penjaga gawang Ronaldinho akan menawari Anda untuk menendang bola ke sebuah gawang kecil. Untuk sekadar melemaskan urat syaraf, boleh juga mencoba menendang bola yang berukuran kecil itu.






Ada juga David Beckam yang bersiap menendang bola, sementara Tiger Wood sedang jongkok mau patter dengan lubang yang bisa digunakan oleh anak-anak memasukkan bola di hole.





Ada juga patung mendiang Putri Diana. Ia berdiri sendirian dengan pakaian berwarna hitam yang dilapisi kain satin warna biru. Caranya berdiri, lirikan matanya dan potongan rambutnya, sangat mirip dengan aslinya, anggun dan cantik. Hanya ekspresi wajahnya berbeda, karena bagaimanapun itu adalah sebuah patung. Di tengah-tengah, ada patung lilin Ratu Elizabeth didampingi oleh suaminya Pangeran Philip dilatar belakangi lukisan mahkota berwarna terang. Sesi berfoto dengan Ratu tetap bisa kita lakukan.





Setelah melewati keluarga kerajaan, kita akan bertemu dengan para pemusik legendaris, salah satunya The Beatles. Mereka berpose dengan bebas dalam posisi duduk. Bisa dipastikan, Anda akan sedikit mengalami kesulitan untuk menentukan posisi terbaik sehingga bisa terkesan alami. Maklum saja, keempat anggota grup musik itu memandang ke arah yang berbeda dengan posis yang berlainan pula.





Selesai dengan para pemusik legendaris, masih berada di ruangan yang sama, kita akan bertemu dengan para tokoh politik dan agama. Mulai dari Vladimir Putin, Margareth Teacher, Fidel Castro, hingga Paus Johanes Paulus II serta Dalai Lama. Mengakhiri museum patung lilin itu muncul sederetan artis Hong Kong seperti Anita Mui, J Chen dan lainnya.





Ketika tiba di bagian akhir perjalanan yang memakan waktu sekitar 20 menit itu, bersiaplah untuk menebus foto-foto yang sudah dipotret oleh petugas. Anda bisa menebus foto bersama Sang Presiden Barack Obama -- jika tadi Anda tak sempat mengambil foto berukuran 10 R tersebut tinggal membayar sekitar 200 Dolar HK, kalau mau soft copy-nya tambah 10 Dolar HK bisa langsung dikirim melalui internet.

Kunjungan di museum ini berakhir ketika Anda mencapai ruang yang berisi berbagai souvenir bercap 'madame tussaud'. Sebenarnya, barang-barang yang dijual hampir sama dengan di banyak toko souvenir di berbagai lokasi di Hong Kong. Yang membedakan adalah tulisan 'madame tussaud' itu dan tulisan itu pula yang membuat harga barang-barang yang dijual di sana menjadi lebih mahal ketimbang barang sejenis di luar.


Bersama Madame Tussaud.


Siapakah sih Madame Tussaud? Awalnya Madame Tussaud bernama Marie Grosholz lahir tahun 1761, ibunya Phillipe Curtuis adalah seorang dokter yang sering mengadakan pameran patung lilin untuk keperluan dunia kedokteran. Sepanjang hidupnya dia mengikuti jejak ibunya sebagai pematung lilin. Di usia ke-21 dia sudah bisa membuat patung lilin seorang tokoh filosofi  Francois-Marie Arouet Voltaire. Karena keterampilannya yang luar biasa, Grosholz dipercaya sebagai tutor pembuat patung lilin istana Versailles. Dia mengajar saudara perempuan Louis XVI dan mendapat fasilitas dan tempat tinggal di istana Perancis. Hingga pecah perang Revolusi Prancis, Grosholz terus membuat patung lilin para tokoh terkenal. Dia juga membantu ibunya membuat kepala lilin para kerabatnya di istana Versailles Perancis. Akhirnya Grosholz menikah dengan Francois Tussaud pada tahun 1795 mereka dikaruniai dua orang putra dan setelah itu Grosholz dikenal sebagai Madame Tussaud. Selama perjalanan hidupnya bahkan setelah menikah, Madame Tussaud terus menggeluti bidang patung lilin. Ia keliling Eropa untuk mempromosikan dan memamerkan hasil karyanya. Saat pecah Perang Dunia II, hampir seluruh patungnya terbakar tapi masih ada yang selamat walaupun ada sedikit cacat. Salah satu patung yang selamat adalah patung Adolf Hitler.

Setelah berpindah-pindah akhirnya tempat pameran Madame Tussaud menetap di Baker Street, London. Secara turun temurun usahanya ini kemudian dikelola olah anak cucunya. Hingga akhirnya mereka membuka cabang-cabang Madame Tussaud Museum di kota-kota besar Eropa, Amerika dan Cina termasuk di Hong Kong.




Memang unik dan tidak mudah membuat sebuah karya patung lilin. Kepiawaian para pematung memiliki nilai seni luar biasa. Hal ini terlihat dari ekspresi setiap pengunjung di Madame Tussauds, saat menyaksikan berbagai sosok selebriti dunia, maupun asia berpose layaknya nyata disetiap titik ruang pamer yang ada di Madame Tussauds Hongkong. Mengabadikan diri di samping patung-patung selebriti dunia, menjadi incaran para pengunjung bersama sang selebriti kelas dunia maupun Asia. Dan saatnya berpisah dengan para bintang.... bye..bye.... with Tussauds Air. :))

Ini Web-nya untuk pemesanan: On Line Ticket Madame Tussauds





Musim Semi Rasa Winter di Dolomites

Dari keindahan alam, laut mediterania hingga bangunan-bangunan kuno peninggalan sejarah, Italia memang merupakan salah satu negara te...